Recent post
Archive for Oktober 2021
HUBUNGAN LINUX DAN HACKER?
Linux merupakan OS (Operating System) yang diciptakan oleh Hacker, salah satunya karena mereka muak dengan monopoli Microsoft di dunia PC (Desktop dan Server). Karena penciptanya adalah hard-core programmer/engineer mereka tidak terlalu fokus untuk pengguna awal ( Basic Users ).
Namun berkembang nya Linux ; mulai diterima di konsumen korporat yang membutuhkan services . Akhirnya Linux menjadi sebuah bisnis baru yang mulai menambang uang. Disain Linux Moderen sudah mulai ramah kepada pengguna (User-Friendly).
Namun Linux juga menyediakan satu fasilitas ; yang hingga saat ini masih tersedia yaitu : mode command-line : perintah yang harus diketik dengan kalimat.
Kalau di Windows lebih dikenal dengan Command-prompt .
menggunakan command-line ini memang sulit sekali untuk pengguna biasa, karena harus hafal perintah dan menuntut penggunanya untuk tau konsep2 advanced di dunia Linux. Namun mode ini SANGAT POWERFUL.
Mode command line inilah yang sering digunakan para Hacker .
Namun untuk pengguna umum, bisa menggunakan mode grafis ( Graphical User Interface ; seperti Gnome, KDE, LXDE dll ) yang tampilan nya sangat mirip Microsoft Windows. Mode Grafis ini juga menyediakan aplikasi2 umum ; seperti : FireFox, Chrome, OpenOffice, LibreOffice , lpr (untuk mencetak di printer ) dll.
Memang para Hacker lebih suka ‘hidup’ di Linux, namun tidak berarti semua pengguna Linux adalah Hacker.
oh ya, satu lagi : di kalangan para hacker, ada yang suka dengan alternatif OS selain Linux. :yaitu BSD ( Berkeley Software Distribution ). Ini jenis OS Unix yang merupakan sepupu dari Linux. BSD ini sangat aman (secure), stabil dan powerful ( banyak tools yang bersifat low-level ) . Namun sedikit aplikasi desktop yang menyertai. Dukungan hardware untuk keluarga BSD agak minim dibandingkan dengan Linux.
Contoh distro dari BSD : OpenBSD, FreeBSD dan NetBSD.
Beberapa keluarga terdekat dari BSD adalah : MacOS (Apple) dan Oracle Solaris (di kelas Enterprise) ; terkenal SANGAT STABIL.
Penggunaan Linux tumbuh pada tingkat yang luar biasa. Sistem operasi yang sama sekali tidak memiliki departemen, periklanan, atau lobi pemerintah ini mampu bersaing dengan sistem operasi populer seperti Windows dan OS X. Sistem operasi yang 100% open source ini semakin populer karena dapat dimodifikasi tampilannya dengan melakukan kostomisasi baris kode dalam kernel Linux.
MENGAPA HACKER MENGGUNAKAN LINUX, BUKAN WINDOWS DAN SEBAGAINYA?
Kekuatan dan fleksibilitas dari Linux terasa seperti taman bermain hacker. Mereka menggunakannya, mempelajarinya, dan memahaminya dengan sangat dalam. Itu berarti, bila ada bahaya mengancam jaringannya, mereka akan menemukan sumber bahayanya.
Namun alasan mendasar hacker menggunakan Linux adalah alasan yang sama dari jutaan orang yang menggunakan Linux. Kemampuan untuk melihat setiap baris kode Linux dan patch ketika masalah muncul, menjadikan Linux bisa diamankan bukan hanya oleh beberapa programmer, tetapi juga oleh setiap penggunanya.
Berikut adalah manfaat Linux yang menarik hati para hacker:
1. Biaya rendah: Anda tidak perlu menghabiskan waktu dan uang untuk mendapatkan lisensi untuk menggunakan Linux dan banyak perangkat lunak yang dapat diunduh secara jauh.
2. Stabilitas: Linux tidak perlu reboot berkala untuk mempertahankan kinerjanya. Linux tidak akan membeku atau memperlambat jika digunakan secara terus-menerus, apa lagi karena kebocoran memori atau semacamnya.
3. Keramahan jaringan: Linux dikembangkan oleh sekelompok programmer melalui Internet dan memiliki dukungan keamanan yang kuat untuk fungsi jaringannya. Sistem client dan server dapat dengan mudah diaatur pada komputer yang menjalankan Linux. Linux dapat melakukan tugas-tugas seperti backup jaringan lebih cepat dan lebih andal daripada sistem operasi lainnya.
4. Fleksibilitas: Linux dapat diaplikasikan pada penggunaan kinerja tinggi seperti untuk server dan embedded system.
5. Kompatibilitas: Linux dapat menjalankan paket perangkat lunak Unix dan dapat memproses semua format file yang umum.
6. Hard disk penuh: Linux dapat terus bekerja dengan baik bahkan ketika hard disk hampir penuh.
7. Multitasking: Linux dirancang untuk melakukan banyak pekerjaan berat pada saat yang sama.
8. Open Source: Jika anda seorang pengembang perangkat lunak atau memiliki pengetahuan modifikasi kode sistem operasi, kode sumber Linux akan dapat menjadi kegemaran anda. Sebagian besar aplikasi Linux juga open source.
9. Instalasi yang cepat dan mudah: Kebanyakan aplikasi Linux datang dengan metode instalasi dan setup program yang user-friendly. Aplikasi populer Linux datang dengan alat yang membuat instalasi software tambahan akan sangat mudah.
METODE HACKING
Apa itu Brute-Force
Sederhananya, brute force adalah tindakan hackers yang berupaya mengakses sistem atau jaringan secara paksa dengan cara menebak username dan password.
Dalam melancarkan serangannya, pelaku menggunakan metode trial-and-error dengan mencoba seluruh kombinasi kata sandi agar bisa melewati proses autentikasi.
Saya pribadi saat itu menggunakan brute force dengan aplikasi HYDRA di linux untuk meretas cctv tetangga saya hahaha, tapi hasilnya nihil karna brute force memakan waktu yang cukup lama jika tidak ada kata kunci dan passwordnya terbilang sulit, maka dari itu saya memutuskan untuk berhenti dan mematikan laptop saya yang sudah panas karena tidak dimatikan seharian.
3.1 gambar aplikasi hydra di kali linux
Yak sekian artikel ini, saya ucapkan terima kasih pada pihak yang bersangkutan
Refrensi :
